ANALISI
PERUBAHAN HARGA SELAMA 10 HARI DI KOTA SIDOARJO
Grafik
diatas menunjukkan perubahan harga beras, minyak goreng, telur, ikan lele, dan
ikan kembung selama 10 hari. Kelima barang tersebut mengalami kenaikan terus
menerus dari hari pertama hingga hari ke sepuluh. Pada harga beras, terjadi
kenaikan yang semula 10.000/kg menjadi 12.000/kg. Pada harga minyak goreng,
terjadi kenaikan harga yang semula 11.000/L menjadi 13.000/L. Pada harga telur,
terjadi kenaikan harga yang semula 22.000/kg menjadi 26.000/kg. Pada harga ikan
lele terjadi kenaikan harga dari yang semula 26.000/kg menjadi 30.000/kg. Pada
harga ikan kembung, terjadi kenaikan harga dari yang semula 25.000/kg menjadi
30.000/kg.
Setelah menganalisis
situasi dan kondisi ditengah adanya virus Covid-19. Saya melakukan wawancara kepada
tukang sayur yang biasa lewat didepan rumah saya dan toko sembako dekat rumah
saya. Memang terjadi kenaikan harga dengan sangat pesat akibat kelangkaan bahan
pangan di pasar. Untuk tukang sayur, beliau merasa untung karena dengan situasi
sekarang banyak ibu rumah tangga yang bergantung pada beliau daripada belanja
kebutuhan pangan kepasar. Karena dengan belanja di tukang sayur keliling pembeli
merasa tingkat resiko untuk tertular virus corona lebih kecil daripada mereka
belanja langsung dipasar. Untuk toko sembako, mereka merasa sedikit rugi karena
kenaikan harga yang dialami. Konsumen lebih memilih belanja ke toko grosir dari
pada ke toko sembako dekat rumah saya.
Kelangkaan
dan kenaikan harga sudah diantisipasi oleh pemerintah dengan cara menyebar stok
stok bahan pangan pokok yang ada ke seluruh wilayah Indonesia. Selain itu,
pemerintah juga sudah menyiapkan stok bahan pangan pokok untuk bulan Ramadhan
mendatang. Upaya ini dilakukan pemerintah untuk tetap menjaga kestabilan stok
dan harga pasar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar